Pentingnya Bersyukur


Sebagai manusia biasa, sudah seharusnya kita mensyukuri anugerah yang diberikan. Dengan bersyukur, kita dapat lebih bijaksana dalam bersikap.
Segala cobaan hidup yang terus menimpa, baik pada diri sendiri maupun keluarga terkadang membuat rasa syukur seringkali terabaikan. Bersyukur tidak mudah untuk dilakukan karena manusia seringkali tidak puas dengan apa yang telah dimiliki. Sudah bergelimang harta dan kedudukan tinggi, tidak serta membuat mereka mensyukuri apa yang dimiliki. Begitu juga bila hidup walau tidak berlimpah harta dan kedudukan, mungkin saja memiliki kehidupan yang berkecukupan dan harmonis.
Untuk itu, terdapat dua nasehat yang seharusnya dilakukan, yaitu:
• Bila sukses dalam hidup, janganlah lupa untuk bersyukur.
• Bila gagal, harus bersabar dan janganlah selalu melihat ke atas, tapi lihatlah juga di bawah karena masih banyak yang lebih menderita.
Cobalah renungkan nasehat di atas, apakah Anda sudah bersyukur di hari ini? Apabila iya, hari Anda pasti akan terasa lebih baik.
Tips Agar Mudah Bersyukur
• Jangan selalu melihat ke atas.
Dengan melihat ke bawah, kita akan mengetahui bahwa kita jauh lebih beruntung dibandingkan orang lain. Banyak orang yang kesulitan makan, tidak memiliki tempat tinggal, menderita penyakit parah, hidup di daerah konflik, atau mengalami musibah bencana alam. Dibandingkan dengan mereka, bukankah apa yang ada pada diri kita jauh lebih baik? Jadi, tidak ada alasan untuk tidak bersyukur.
• Membiasakan diri untuk mengucapkan terima kasih.
Ucapan terima kasih setiap kali menerima kebaikan dari orang lain akan membiasakan kita untuk senantiasa bersyukur atas hal baik yang kita terima.
• Berhenti mengeluh.
Ketika menghadapi kenyataan yang tidak sesuai harapan, seringkali membuat kita mengeluh. Mulailah mengubah kebiasaan ini. Lebih baik berhenti mengeluh dan produktif berkarya sehingga hasil yang baik akan kita dapat, kita pun akan lebih mudah untuk bersyukur.
Kapan kita harus bersyukur?
Mulailah hari dengan bersyukur. Apabila diberi cobaan berupa penyakit, seringkali kita mengeluh terhadap penyakit tersebut. Akan tetapi ketika sehat, kita jarang mensyukurinya. Bersyukurlah atas kesehatan yang diberikan, karena organ-organ dalam tubuh bekerja dengan baik tanpa kita perintah. Panca indera membantu kita untuk melihat, merasakan, mendengar dan mencium indahnya ciptaan Tuhan. Hal ini lah yang harus disyukuri.
Manfaat dari Bersyukur
Berikut beberapa manfaat apabila mensyukuri nikmat yang telah diberikan:
1. Menjaga kesehatan mental remaja.
Remaja yang pandai bersyukur tentulah lebih bahagia. Selain itu mereka juga dikenal memiliki pandangan yang lebih baik terhadap hidupnya, bertingkah laku lebih baik di sekolah.
2. Meningkatkan kesejahteraan.
Sebuah studi pada tahun 2003 yang dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology, rajin bersyukur dapat mendorong kesejahteraan seseorang. Pandangan hidup orang yang selalu bersyukur menjadi lebih cerah serta memunculkan hal-hal positif yang lebih besar pada orang tersebut.
3. Nilai akademis yang lebih baik.
Siswa sekolah menengah yang pandai bersyukur terbukti memiliki nilai akademik yang lebih bagus, termasuk dalam hal integrasi sosial dan kepuasan terhadap hidup daripada rekan-rekan mereka yang kurang bersyukur. Hal ini diungkap sebuah studi pada tahun 2010 yang ditampilkan dalam Journal of Happiness Studies. Peneliti juga menemukan bahwa remaja yang pandai bersyukur lebih jarang mengalami depresi atau mudah cemburu.
4. Menjadi teman yang lebih baik bagi orang lain.
Berdasarkan sebuah studi pada tahun 2003 dalam Journal of Personality and Social Psychology, rasa syukur juga dilaporkan dapat mendorong perilaku sosial yang positif seperti membantu orang lain yang tertimpa masalah atau memberikan dukungan emosional pada orang lain.
5. Tidur lebih nyenyak.
Menuliskan berbagai hal yang patut disyukuri sebelum beranjak tidur dapat membantu seseorang tertidur lebih nyenyak. Fakta ini diungkap sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal Applied Psychology: Health and Well-Being. Ketika seseorang menghabiskan waktu 15 menit untuk menuangkan segala hal yang mereka syukuri ke dalam sebuah jurnal sebelum tidur maka orang yang bersangkutan akan lebih cepat tertidur dan tidur lebih lama.
6. Memperkuat hubungan dengan pasangan.
Sebuah studi yang ditampilkan dalam jurnal Personal Relationshipmengungkapkan bahwa mensyukuri setiap hal terkecil yang dilakukan pasangan membuat hubungan seseorang dengan pasangannya dijamin akan lebih kuat dan memberikan dampak positif bagi hubungan.
7. Menjaga kesehatan jantung.
Sebuah studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Cardiology menunjukkan bahwa apresiasi dan emosi positif dapat dikaitkan dengan perubahan variabilitas detak jantung. Hal ini dianggap bermanfaat dalam terapi pengobatan hipertensi dan mengurangi kemungkinan kematian mendadak pada pasien gagal jantung kongestif dan penyakit jantung koroner.
8. Memperkuat moral tim.
Atlit yang pandai bersyukur lebih sedikit mengalami kelelahan dan lebih banyak mendapatkan kepuasan hidup, termasuk kepuasan terhadap kinerja timnya.
9. Sistem kekebalan yang lebih sehat.
Rasa syukur juga dikatakan berkaitan dengan optimisme sehingga mendorong sistem kekebalan tubuh menjadi lebih sehat.
10. Mencegah emosi negatif akibat datangnya musibah.
WebMD melaporkan bahwa musibah dapat mendorong munculnya rasa syukur dan hal itu dapat meningkatkan perasaan saling memiliki sekaligus menurunkan stres.
Cobalah untuk mulai mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan dan rasakan perubahan positif pada hidup Anda.

Referensi :
• http://www.apakabardunia.com/2012/11/10-manfaat-karena-bersyukur.html
• Mintle, L. 2011. 9 Benefits of Being Grateful. [tersedia pada: http://www.beliefnet.com/columnists/doinglifetogether/2011/11/9-benefits-of-being-grateful.html]

Jangan turun ke dagu

Kenapa menurunkan masker ke bawah dagu menjadi masalah dan tidak diperbolehkan?
Masa sih sulit memahami gambar? Apakah jika dagu dan leher ditutupi kerudung, jilbab, turtleneck, atau scarf, lantas tidak mengalami kontaminasi? Lantas boleh menurunkan masker?

Begini prinsipnya :
1. Virus itu diam. Untuk bisa menularimu, mereka perlu diantar ke port d’entry (pintu masuk). Port d’entry covid-19 adalah mata, hidung, mulut.
2. Seluruh bagian tubuh adalah area terekspos (tidak hanya dagu dan leher) sehingga mulut dan hidung perlu ditutup oleh masker
3. Semakin lama dirimu berada di luar, semakin tinggi potensi kontaminasi yang ada di seluruh bagian tubuhmu
4. Masker yg diturunin, bakal nyentuh area terekspos. Tidak peduli ketutup hijab/scarf, jidat, dagu, kuping, dll.
Artinya, bagian putih maskermu/bagian dalam maskermu sdh terkontaminasi
5. Jika bagian dalam masker yang telah terkontaminasi ditempelin lagi ke mulut dan hidung, sama saja seperti menghantarkan virus ke pintu masuk

Demikian semoga dapat memberikan manfaat