Bulat Kaya Manfaat

Abang tukang bakso mari… mari… sini, saya mau beli hehehe

Hayo siapa yang bacanya sambil nyanyi ? Kamu inget ga ini lagunya siapa. Yupss lagu yang sempat populer pada tahun 90an ini, di ciptakan oleh Mamo Agil serta sempat dipopulerkan oleh penyanyi cilik pada masanya Melissa.

Nah… ngomong – ngomong soal bakso nih, mimin mau kasih tau kamu tentang manfaat yang ada di bakso sapi (sibulat kaya manfaat).

Bakso merupakan salah satu makanan yang terbuat dari daging. Umumnya, bakso dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka. Ada juga jenis bakso yang menggunakan bahan daging yang umum di Indonesia, seperti daging ayam, daging ikan, udang dan daging kerbau. Mimin mau kasih manfaat yang dimiliki dari bakso sapi. Berikut manfaatnya :

Kaya Protein dan Zat Besi

Protein hewani yang terkandung dalam bakso sapi bermanfaat untuk memperbaiki sel tubuh yang rusak, hingga meningkatkan fungsi otak. Sedangkan zat besi berfungsi sebagai pengikat oksigen dalam tubuh, membantu proses metabolisme dan menjaga suhu tubuh agar tetap stabil.

Dapat Mencegah Stroke dan Diabetes

Sel – sel syaraf dalam tubuh membutuhkan banyak oksigen. Dengan mengkonsumsi daging sapi secara rutin serta pengolahan yang tepat, kadar insulin bisa tercukupi sehingga kita terhindar dari risiko diabetes. 

Meningkatkan Sistem Imun

Gizi dan nutrisi dalam bakso daging sapi sangat baik untuk semua orang, terutama yang aktif dalam berkegiatan. Sebab, bisa meningkatkan daya tahan tubuh atau sistem imun, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Menjaga Berat Badan Ideal

Daging sapi yang ada pada bakso mengandung banyak protein. Untuk itu, konsumsi daging sangat disarankan untuk orang – orang yang sedang diet, karena kalori bisa terbakar oleh protein yang mampu meningkatkan metabolisme dan menahan rasa lapar. Agar diet lebih maksimal, pilihlah bakso yang berbahan dasar daging sapi rendah lemak atau non-lemak.

Mempercepat Penyembuhan Luka

Protein dalam daging sapi bisa mempercepat penyembuhan luka. Salah satu penyebab luka infeksi paling umum adalah terhambatnya penyaluran oksigen ke jaringan yang rusak. Kekurangan mineral dapat menunda pembentukan dan perbaikan jaringan. Mineral berperan penting dalam penyembuhan, karena berperan mendistribusikan oksigen lewat darah. 

Menjaga Kesehatan Kulit

Kandungan mineral dan nutrisi dalam daging sapi dapat membantu regenerasi kulit agar tidak kusam, menghilangkan noda hitam pada wajah, serta mencegah penuaan dini. Zat antikarsiogenik dalam daging sapi juga mampu mencegah pertumbuhan kanker, termasuk kanker kulit. 

Ternyata banyak kan…, manfaat yang ada pada bakso daging sapi bagi tubuh. Tapi perlu kamu ingat yaa, jangan berlebihan juga dalam mengkonsumsinya, karena semua yang berlebihan berakhir tidak baik.

Kamu juga dapat mengkonsumsi bakso daging sapi dengan berbagai olahan, seperti Loempia BOM Baso.

Putih Penjaga Berat Badan

Hai… Loempiawan/wati, gimana kabarmu hari ini?

Semoga tetap sehat dan terus semangat dalam menjalani segala aktivitasnya yaa..

Dan jangan lupa makan pastinya hehehe

Oiya ngomongin soal makan nih, mimin punya info tentang makanan yaitu TAHU. Yupss… Tahu, merupakan makanan yang sudah ada sejak zaman dahulu, tepatnya sejak zaman Dinasti Han sekitar 2200 tahun lalu. Tahu berasal dari Tiongkok, seperti halnya kecap, tauco, bakpau dan bakso. Nama Tahu merupakan serapan dari bahasa Hokkian (tauhu) yang secara harfiah berarti “kedelai terfermentasi”.

Tahu merupakan sumber protein tinggi, mineral, zat besi, fosfor kalsium, magnesium, tembaga, seng, kalium dan selenium. Selain itu vitamin C, vitamin B-kompleks, thiamin, riboflavin dan nutrisi penting lainnya juga ada dalam tahu. Terdapat pula senyawa organik di dalamnya, terutama isoflavon yang bermanfaat besar bagi tubuh.

Tak hanya itu, tahu memiliki kandungan 80 persen asam lemak tak jenuh sehingga hanya mengandung sedikit sedikit kolesterol. Banyak manfaat untuk kesehatan hanya dari mengkonsumsi tahu.

Mengurangi Resiko Kanker

Di dalam tahu terkandung isoflavon yang dapat mencegah menopause dini, serta mengurangi risiko kanker payudara dan prostat. Selain itu, ada pula kandungan selenium dalam tahu yang bermanfaat sebagai antioksidan bagi tubuh.

Menurunkan Kolesterol

Kamu tau gak ? Kadar kolesterol dalam tubuh bisa dikurangi dengan rutin konsumsi tahu. Tahu mengandung lesitin dan amas linoleat yang dapat mengatur metabolisme, hingga membuang endapan kolesterol di tubuh.

Menjaga Berat Badan

Nah ini, bagi kamu yang sedang menjalani program diet, maka tahu termasuk makanan wajib yang harus dikonsumsi secara rutin. Karena, tahu mampu menurunkan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL) yang ada dalam tubuh. Selain itu, nutrisi dalam tahu juga bermanfaat sebagai sumber energi.

Mencegah Osteoporosis

Kandungan kalsium dalam tahu merupakan bahan utama untuk pembentukan tulang dan memperlambat pengeroposan tulang (osteoporosis). Maka tak heran, jika anak-anak yang sedang masa pertumbuhan sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi tahu secara rutin.

Meningkatkan Daya Ingat

Manfaat tahun untuk kesehatan dipercaya dapat meningkatkan daya ingat dan fungsi kognitif, terutama bagi wanita di atas 65 tahun. Itu karena tahu mengandung lesitin untuk memproduksi asam fosfolipid fostatidat (PA) dan fosfatidilserin (PS). Dua kandungan asam tersebut diketahui dapat membantu neuron berfungsi normal.

Memperlambat Proses Penuaan

Kamu harus tau, rutin konsumsi tahu dapat memberikan manfaat bagi kesehatan kulit. Salah satunya yakni mencegah otot kulit sehingga bisa memperlambat proses penuaan. Selain itu, vitamin dan protein pada tahu dapat mempertahankan elastisitas kulit dan mengencangkan otot-otot wajah

Itu dia segudang manfaat dari Tahu. Jadi gimana ? ternyata tahu si saudara tempe ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan kulit kita yaa…

Tahu ini bisa kamu konsumsi dengan berbagai olahan makanan lho… salah satunya Loempia BOM tahu.

Si Ungu Pencegah Corona

Hai… LoemFrend akhir-akhir ini kamu pasti khawatir dengan munculnya pandemi COVID-19 yang sudah menyebar hampir di seluruh dunia. Virus ini muncul pertama kali pada Desember 2019 lalu, tepatnya di kota Wuhan ibukota Provinsi Hubei, China. Virus yang meresahkan masyarakat di seluruh dunia ini bisa menyebar dan menginfeksi orang baru dengan sangat cepat setiap harinya. Virus ini bahkan sudah menyebar sampai ke seluruh daerah di negara +62 (Indonesia) lho…

Bikin khawatir aja pastinya yaa… tapi tenang, selama kamu mau untuk mengikuti himbauan yang sudah di informasikan oleh pemerintah , untuk selalu menjaga jarak 1,5 meter dengan orang lain, (ini untuk menghindari dari percikan atau droplet dari orang yang sedang bersin). Selain itu tidak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang dan selalu menjaga kebersihan diri, contohnya rajin cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun atau hand sanitizer serta jangan lupa jika keluar rumah untuk selalu menggunakan masker.

Supaya kita terhindar dari virus COVID-19, salah satu caranya yaitu dengan menambah imunitas tubuh. Kamu tau gaa…? Sistem imunitas di dalam tubuh kita sebenarnya dapat melawan virus. Imunitas tubuh kita dapat ditambah dengan istirahat cukup, rutin olahraga dan konsumsi makanan bergizi. Salah satu makanan yang bisa meningkatkan imunitas tubuh yaitu UBI UNGU, yups kamu pasti tahu jenis umbi-umbian ini kan?

Menurut Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) Kementrian Pertanian, Yuliantoro Baliadi. Ubi ungu punya kandungan antosianin, yaitu senyawa yang bisa memecah racun dalam tubuh. Senyawa antosianin ini juga bisa meningkatkan stamina dan kekebalan tubuhmu dari virus berbahaya. Selain antosianin ternyata banyak juga kandungan nutrisi seperti karbohidrat kompleks dan protein. Ubi ungu juga kaya vitamin, seperti vitamin A, vitamin B1, B2, B3, B6, B9 (folat), vitamin E dan vitamin K. Begitu pula kandungan mineralnya dalam ubi ungu juga beragam, mulai dari kalsium, kalium, magnesium, fosfor, zat besi, sodium, potasium.

Banyak banget kan, jadi gimana…? kamu baru tahu ternyata ubi ungu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Jadi jangan ragu lagi untuk mengkonsumsi si ungu ini yaa, biar sistem kekebalan tubuhmu semakin meningkat dan bisa melawan virus berbahaya kayak si corona.

7 Manfaat Jagung

Jagung (Zea mays ssp. mays) merupakan salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia, selain gandum dan padi. Bagi penduduk Amerika Tengah dan Selatan. Bulir jagung adalah makanan pokok bagi sebagian penduduk Afrika dan beberapa daerah di Indonesia.

Manfaat jagung untuk kesehatan tubuh manusia, dapat diperoleh dari kandungan nutrisinya. Jagung mengandung beragam nutrisi seperti karbohidrat, protein, serat, dan sejumlah vitamin serta mineral yang baik untuk kesehatan tubuh. Vitamin yang terdapat pada jagung manis antara lain folat, vitamin A, vitamin C, dan vitamin B.

Jagung juga mengandung lemak dalam jumlah sedikit, namun jenis lemak ini adalah lemak baik. Sedangkan minyak jagung mengandung sejumlah vitamin E, ubiquinone (coenzyme Q10), dan fitosterol yang dipercaya memberi pengaruh baik pada kadar kolesterol pada tubuh.

Apapun olahannya, jagung mengandung sejumlah senyawa bioaktif yang diyakini memberi manfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut 7 manfaat  jagung untuk kesehatan tubuh :

1. Baik Untuk Pencernaan

    Jagung merupakan salah satu makanan kaya serat, baik serat larut dan tidak larut. Serat larut dapat membantu memblokir penyerapan kolesterol. Selain itu, konsumsi jagung mampu membuat buang air besar lebih lancar, menghindarkan dari masalah sembelit, wasir, hingga kanker usus besar.

2. Sumber Energi

  Jagung termasuk makanan yang mampu memberikan energi pada tubuh. Termasuk dalam jenis karbohidrat kompleks, sehingga dengan mengkonsumsi jagung dapat memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga energi pun berlangsung stabil.

3. Menurunkan Kolesterol LDL

   Jagung kaya Vitamin C, karotenoid, dan bioflavonoid yang menjaga jantung tetap sehat dengan mengendalikan kadar kolesterol dalam darah. Selain itu mampu mengurangi menyerepan kolesterol dalam tubuh. 

4. Jagung Dapat Mencegah Diabetes dan Hipertensi

    Mengkonsumsi secara teratur biji jagung membantu dalam pengelolaan insulin pada diabetes. Selain itu, dapat melindungi dari hipertensi karena ada kandungan phenolic phytochemicals yang mengatur penyerapan dan pelepasan insulin dalam tubuh, sehingga mengurangi kemungkinan paku dan tetes untuk pasien diabetes agar memungkinkan mereka untuk mempertahankan gaya hidup yang normal.

5. Sifat Antikanker

   Penelitian telah membuktikan antioksidan dalam jagung bisa melawan kanker. Selain itu, sayuran yang termasuk biji-bijian ini sumber senyawa fenolik yang efektif memerangi tumor pada payudara dan hati.

6. Bermanfaat Untuk Jantung

    Jagung yang diolah menjadi minyak jagung memiliki sifat anti-atherogenic, sehingga melindungi dari penyakit kardiovaskular

7. Cegah Alzheimer

   Jagung mengandung thymine yang membantu fungsi sel-sel otak atau fungksi kognitif. Senyawa ini juga dibutuhkan untuk sintesis asetilkolin yang penting bagi memori yang terkait dengan fungsi ingatan seperti Alzheimer.

Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!