Kalau pertama kali lihat Loempia Bom, satu hal yang hampir pasti terlintas di kepala adalah:
“Ini loempia kok gede banget?”
Sekarang, saatnya kenali asal-usul nama Loempia Bom, alasan ukurannya jumbo, dan perbedaannya dengan Lumpia Semarang.
Kenapa Ukuran Loempia Bom Jumbo?
Loempia Bom dikenal sebagai salah satu ikon kuliner Purwokerto yang sering jadi pilihan makan siang hingga makan keluarga.
Loempia Bom memiliki ukuran jumbo karena memang dirancang sebagai kuliner yang “marai wareg” istilah Jawa yang berarti benar-benar bikin kenyang.
Berbeda dengan lumpia pada umumnya yang berukuran kecil dan sering dianggap camilan, Loempia Bom hadir sebagai hidangan utama.
Satu porsi Loempia Bom bisa dinikmati bersama nasi, lalapan, kremesan, dan sambal khas cukup untuk satu waktu makan.

Ukuran jumbo ini dibuat dengan tujuan:
- Memberikan rasa puas saat makan
- Mengenyangkan tanpa harus nambah porsi
- Cocok untuk makan siang, makan malam, atau makan bareng keluarga
Bisa dibilang, Loempia Bom itu loempia segede lengan yang kalo makan 1 aja sudah bikin kenyang.
Nama Loempia Bom bukan dipilih tanpa alasan.
Kata “Bom” punya makna yang kuat dan merepresentasikan pengalaman saat menyantapnya.
1. Rasa yang “Meledak” di Mulut
Loempia Bom disajikan dengan sambal bajak khas yang pedasnya nendang.
Perpaduan gurih dari isian dan pedas dari sambal menciptakan sensasi rasa yang terasa “meledak” saat digigit.
2. Isian Padat & Melimpah
Bukan isian tipis atau sekadar suwiran.
Loempia Bom dikenal dengan isian padat, penuh, dan terasa di setiap gigitan.
Sensasi “bom” juga datang dari rasa puas karena isinya benar-benar nyata.
Jadi, nama Loempia Bom menonjolkan dua hal utama:
- Rasa pedas yang kuat
- Porsi besar yang memuaskan
Apa Bedanya Loempia Bom dengan Lumpia Semarang?
Meski sama-sama disebut lumpia atau loempia, Loempia Bom bukan Lumpia Semarang. Keduanya punya karakter yang sangat berbeda.

1. Perbedaan Isian
Lumpia Semarang umumnya berisi:
- Rebung
- Telur
- Udang atau daging
Sedangkan Loempia Bom tidak menggunakan rebung sama sekali.
Isiannya berupa:
- Dadaran telur
- Wortel
- Daun bawang
- Aneka varian isian seperti daging, bakso, atau sosis
Karakter rasanya pun jadi berbeda dan lebih familiar di lidah banyak orang.
2. Perbedaan Ukuran
Lumpia Semarang cenderung lebih kecil dan ramping, sering disantap sebagai makanan selingan.
Loempia Bom hadir dengan ukuran jumbo, jelas ditujukan sebagai makanan utama.
3. Perbedaan Sambal & Penyajian
- Lumpia Semarang biasanya disajikan dengan saus manis
- Loempia Bom disajikan dengan sambal bajak ekstra pedas
Inilah yang membuat pengalaman makannya benar-benar berbeda.
Loempia Bom punya identitasnya sendiri.
Tanpa rebung, dengan isian dadaran telur, wortel, dan daun bawang yang padat, serta ukuran jumbo yang mengenyangkan.
Justru di situlah keunikannya.
Bukan meniru, tapi menciptakan karakter kuliner sendiri.
Banyak Varian Isian, Banyak Pilihan Rasa
Satu lagi yang bikin Loempia Bom digemari banyak orang:
varian isiannya beragam.
Setiap varian menawarkan sensasi rasa yang berbeda, tapi tetap dengan ciri khas:
- Kulit renyah
- Isian padat
- Porsi besar
- Sambal khas yang bikin nagih
Makanya, nggak heran kalau banyak pelanggan punya varian favorit masing-masing.
Kalau kamu belum pernah coba, mungkin sekarang saatnya tahu sendiri kenapa Loempia Bom disebut “Bom”.
❌ Bukan Loempia Boom
❌ Bukan Lompia Boom
❌ Bukan Lumpia Bum
Perhatikan baik-baik, kata “Bom” hanya menggunakan satu huruf O.
Kalau tulisannya “Boom” dengan dua huruf O, itu bukan Loempia Bom.
Yang niru boleh banyak, tapi yang asli tetap satu: Loempia Bom.
Baca Juga Artikel Menarik Lainnya
Legenda Loempia Bom: Loempia Jumbo Khas Purwokerto Sejak 2005


